简体版 繁體版 English
Masuk Daftar

contoh kalimat gregorian chant

"gregorian chant" terjemahan bahasa Indonesia  
ContohHandphone
  • He studied plainsong, Gregorian chant and the emergence of polyphony in the European Renaissance.
    Ia mempelajari plainsong, Gregorian chant, dan munculnya polifoni pada masa Renaisans.
  • In its long history Gregorian Chant has been subjected to many gradual changes and some reforms.
    Dalam sejarah panjang nyanyian Gregorian telah mengalami banyak perubahan bertahap dan beberapa reformasi.
  • The song begins with a Gregorian chant, and the members look up to a bright light in the sky in unison.
    Lagu ini dimulai dengan nyanyian Gregorian, dan anggota untuk mencari cahaya terang di langit serempak.
  • Although Gregorian chant is no longer obligatory, the Roman Catholic Church still officially considers it the music most suitable for worship.
    Meskipun kidung gregorian tidak lagi diwajibkan, Gereja Katolik Roma masih secara resmi menganggapnya sebagai musik yang paling cocok untuk peribadatan.
  • The Pope's choice of Joseph Pothier to supervise the new editions of chant led to the official adoption of the Solesmes edition of Gregorian chant.
    Pilihan Paus Joseph Pothier untuk mengawasi edisi baru nyanyian mengarah pada adopsi resmi dari Solesmes edisi nyanyian Gregorian.
  • Besides restoring to prominence Gregorian Chant, he placed a renewed liturgical emphasis on the Eucharist, saying, "Holy Communion is the shortest and safest way to Heaven."
    Selain memulihkan Greantian Chant, ia menempatkan penekanan liturgis baru pada Ekaristi, dengan mengatakan, "Komuni Suci adalah jalan terpendek dan teraman ke Surga."
  • Gregorian chant was traditionally sung by choirs of men and boys in churches, or by men and women of religious orders in their chapels.
    Kidung Gregorian secara tradisional dinyanyikan oleh paduan suara pria dan anak-anak lelaki di dalam gereja-gereja, atau oleh biarawan dan biarawati di dalam kapela-kapela mereka.
  • Gregorian chant is the main tradition of Western plainchant, a form of monophonic liturgical chant of Western Christianity that accompanied the celebration of Mass and other ritual services.
    Nyanyian Gregorian adalah tradisi utama Barat ], suatu bentuk monophonic liturgis] dari Kristen Barat yang menyertai perayaan Misa dan ritual lainnya dalam pelayanan.
  • Charlemagne sponsored changes in church liturgy, imposing the Roman form of church service on his domains, as well as the Gregorian chant in liturgical music for the churches.
    Karel Agung mendukung perubahan-perubahan dalam liturgi Gereja, serta mewajibkan penerapan tata ibadat Gereja Roma dan penggunaan kidung Gregorian sebagai musik liturgi Gereja di wilayah kekuasaannya.
  • Medieval music includes solely vocal music, such as Gregorian chant and choral music (music for a group of singers), solely instrumental music, and music that uses both voices and instruments (typically with the instruments accompanying the voices).
    Musik abad pertengahan meliputi musik vokal tunggal, seperti pujian Gregorian dan musik paduan suara (musik dari sekelompok penyanyi), musik instrumental tunggal, dan musik yang memakai vokal dan instrumen (biasanya dengan instrumen-instrumen yang menyertai vokal).
  • Although Gregorian chant supplanted or marginalized the other indigenous plainchant traditions of the Christian West to become the official music of the Christian liturgy, Ambrosian chant still continues in use in Milan, and there are musicologists exploring both that and the Mozarabic chant of Christian Spain.
    Meskipun kidung gregorian menggantikan atau menyingkirkan tradisi-tradisi kidung-kidung asli Kristiani Barat lainnya dan menjadi musik resmi liturgi Kristiani Barat, kidung ambrosian masih tetap dipergunakan di Milan, dan ada pula para musikolog yang mengeksprolasi baik kidung gregorian dan ambrosian maupun kidung Mozarabik milik umat Kristiani Spanyol.